Selamat datang di blog LPM SWASTI.

“LPM SWASTI” atau Lembaga Pers Mahasiswa Swara Universitas Stikubank yang berdiri sejak 1 Suro 1412 H merupakan wadah pembelajaran dunia jurnalistik ( Pers Mahasiswa ) yang kritis, bebas, dewasa dan bertanggungjawab yang berisi kaum intelektual muda UNISBANK ( mahasiswa ). Hal inilah yang secara naluri membentuk citra “SWASTI” sebagai Media Introspeksi, Koreksi dan Proyeksi Mahasiswa.

“BILA MULUTMU DIBUNGKAM, GUNAKAN PENAMU UNTUK BERBICARA !!!!”


Selasa, 01 Februari 2011

Bung Seefut

Katanya UNISBANK tambah kaya ya?
Iya dunk dana buat LK aja di hemat, kan hemat pangkal kaya, ya to???

Masjid di kampus Kendeng kog sepi ya, apa karena dikunci?
Wah makin bertambah banyak aja orang yang masuk neraka

Kapan ya lift di kampus Mugas ngak lemot dan tidak ngantri lama?
Ya suruh lembaga buat eskalator aja kan malah enak.hahahaha


Duh komputer dikampus lemot dan banyak virusnya???????
Itulah yang namanya gratisan!!

Wah masih banyak dosen yang cuek ma mahasiswanya…….
Ntar kalu deket dikira temen sepermainan dunk . .

Kapan ya dapet KKL gratis?...
Kalu mu gratis ya KKL ke alas roban aja sono!!

Teknologi informasi kog terkesan dinomor satukan ya?
Wah harusnya kampus kita ganti nama nih jadi UNISCOM!!!

Lahan parkir di kampus mugas kog sempit ya?
Kalau luas ntar dikira lapangan gimana!

Selasa, 07 Desember 2010

Memories PJD SWASTI 2010

Pelatihan Jurnalistik Dasar atau PJD yang diadakan UKM SWASTI (Suara Stikubank yang sekarang menjadi UNISBANK) pada tanggal 5 November 2010 menambah pengetahuanku tentang arti dari sebuah kejurnalistikan.. Kegiatan itu berlangsung selama 3 hari 2 malam di Bandungan Kab. Semarang yang di ikuti kurang lebih 30 mahasiswa UNISBANK berbagai jurusan (Alhamdulillah :D).

Pukul 2 siang berangkat menggunakan Bus kampus yang Nyaman membuatku tidak bisa tidur selama diperjalanan. Setelah menempuh perjalanan selama 40menitan, akhirnya tiba juga di vila bandungan, lalu aku bergegas mandi (klo kesorean ntar takut dingin) setelah itu terdengan suara bel dari si tukang cilok.. karena gak enak ama si tukang cilok, yaa udah deh beli hehe, perut juga laper dikit sihh (NB: entah gimana, jajanan Cilok atau sejenisnya selalu muncul. klo ada Viila yang lagi di sewa) wkwkwkwk...

Sosok PU tampak samping
Kegiatan di malam pertama, adalah makan (pasti) hehe kemudian makrab / malam keakraban antara anggota lama dan anggota baru. Dilanjutkan dengan materi pengenalan SWASTI dan JURNALISTIK oleh PU, ketua pantia (Nyamat), dan pimred (Khoirul) "aku keren rak??" kata koirul setiap sehabis ngisi acara.. (huft), 1-2 jam berlalu... mata sudah mulai ngantuk tapi tetep berusaha untuk ngumpul maen poker dulu ehehehe. Oia tempat tidur rebutan... wkkwkw yang dapat dikamar alhamdulilah ^^.yang nggak nggelosor aja didepan TV :p Untungnya semua bisa masuk ke kamar walaupun mepet" haha.

Pemberian materi dari Suara Merdeka
Keesokan harinya, diawali dengan senam pagi.. bersih" badan, lalu makan lagi, terus pemberian materi buat Hunting (pencarian berita) nanti yang di isi oleh dua pembicara dari SUARA MERDEKA yang salah satunya alumnus Unisbank. hehe.. dapet chanel nih.
Dilanjutkan dengan Pembagian kelompok buat hunting oleh koirul. Ada 3 kelompok, tiap kelompok ada pembimbing dari anggota yang lama. Finally, tugasku nih jadi pembimbing buat anggota yang baru.. capeekk sih tapi enjoyy aja daaahhh..
Ni dia orangnya si koirul yang lg ngebagi'in kelompok

Hunting selesai.. saatnya untuk membuat mini majalah..

ngorak ngarik koran adalah kegiatan utama dalam proses pembuatan mini majalah hehe


yang ini lagi cari referensi ato lagi nangis T_T hakhak piss
makan krupuk aja pamer smbil melotot :p

Proses pembuatan mini majalah berlangsung hingga keesokan harinya / hari terakhir.. gak ada senam nih.. coz pada lembur, so lanjut aja deh ke acara sesi makan"..



ni lom mandi tp makan dulu hiiii..

Sarapan selesai, Saatnya evaluasi majalah..lalu melanjutkan kunjungan ke Suara Merdeka. Tapi sebelumnya ada kenang - kenangan nih...

Ki Heri Kiwal Kiwil lagi menerawang energi negatif

kata Kasino " Gila kali ndro bunga dikira terompet"
aweee.. lg ngapain?? wkwk

Dimanapun kapanpun selalu Update ^^

awhe yang selalu ogeb bersama phery yang selalu bingung..Liat aja..

"ini kok gelas gak ada ainya.. padahal tadi ada" twengg"

hayoooo.. ehemmm

Kayaknya sekian dulu.. hehe untuk kunjungan ke Suara Merdeka.. bersambung :)..






Wayah

Jumat, 07 Mei 2010

9 Sifat Gadis yang Tidak Dianjurkan Untuk Dinikahi Laki-laki

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh jurusan psikologi (ilmu jiwa) pada Fakultas Adab (sastra) di Universitas Zaqaqiq, Mesir dengan judul:

“Kepribadian Remaja Putri, Tata Cara kesiapan Jiwa dalam Menghadapi Pernikahan, dan Masa Perubahan Jiwa Pasca Nikah Secara Khusus” menyimpulkan ada 9 tipe gadis yang tidak diminati oleh para pemuda:

Pertama: Gadis Pencemburu

Pencemburu adalah sifat pertama kali yang dihindari oleh para pemuda dari calon istri-istri mereka. Cemburu disini bermakna keraguan. Para pemuda itu menuntut adanya sebagian sifat cemburu yang memperkuat ikatan cinta, akan tetapi mereka menolak ketidak percayaan (keraguan) yang menimbulkan petaka dalam kehidupan rumah tangga. Mereka menginginkan kepercayaan dari para istri mereka, dan tidak suka jika mereka menceritakan atau mengungkap setiap langkah yang dilaluinya.

Kedua: Gadis Egois, sok menjadi ratu

Adapun gadis yang kedua adalah gadis yang egois, ingin berkuasa, menginginkan dari suaminya segenap kecintaan, ketundukan, dan kepasrahan hanya kepadanya saja. Dia akan marah jika melihat suaminya lebih mementingkan orang lain atau mencintai selain dirinya. Seperti cemburu kepada kerabat suami, atau teman-temannya. Perbuatan ini kadang menimbulkan banyak permasalahan. Dengan sikap seperti itu, dia telah mempersempit kepribadian suami, dan menyebabkan timbulnya permasalahan dengan kerabatnya. Dengan sikap seperti itu, dia telah menjadikan suami benci dengan kehidupan rumah tangganya. Sikap yang demikian tidak termasuk cinta, tetapi ambisi kepemilikan dan penguasaan. Maka wajib bagi gadis ini untuk menyadari bahwa mereka adalah kerabat suami, yang tidak mungkin ia bebas lepas dari mereka, begitu pula sebaliknya mereka tidak mungkin bebas lepas darinya.

Ketiga: Gadis Durhaka

Yaitu istri yang tidak ridha dengan kehidupannya. Dia senantiasa membangkang pada suami dan menggerutu tentang segala sesuatu. Dia tidak bersikap qonaah (menerima apa adanya), senantiasa menginginkan tambahan dan lebih. Dengan sikap seperti ini, dia telah menekan suami hingga mau memenuhi keinginannya. Dia tidak peduli darimana sang suami bias memenuhi berbagai tuntutan itu, dan bagaimana ia bisa mendapatkan harta tersebut. Dia adalah jenis istri perusak. Dia hanya mencari untuk diri dan kebahagiannya sendiri, terutama harta, bukan cinta. Dia tidak menjaga suami atau rumahnya. Biasanya keadaan yang seperti ini berakhir dengan perceraian.

Keempat: Gadis yang cuek dan masa bodoh

Gadis ini tidak layak disebut sebagai seorang istri. Dia sama sekali tidak menaruh perhatian pada suami, tidak juga pada rumahnya. Tidak berusaha memenuhi kebutuhan suami atau permintaannya. Di sini sang suami merasa bahwa si istri tidak mencintainya, atau tidak menganggapnya. Kadang yang demikian membuat sang suami bersikap kasar kepada istri sebagai usaha untuk meluruskannya. Akan tetapi jika sang istri memiliki sifat seperti ini, maka akan sulit merubahnya. Hal ini menjadikan sang suami tidak menaruh perhatian terhadap istri, tidak mesra dengannya dalam segala hal, dan bisa menyebabkan perpisahan. Maka mulai sekarang seharusnya istri mulai memberikan perhatian terhadap suami.

Kelima: Gadis yang Kekanak-kanakkan

Yaitu gadis yang senantiasa tergantung pada ibunya, dan terus terikat dengannya, bersandar kepadanya dalam segala hal. Dia bertindak dengan malu, tidak mampu mengemban tanggung jawab. Kebanyakan ibunyalah yang memberikan keputusan dan berkuasa pada seluruh urusan rumah. Maka sang putripun bersandar kepadanya dalam segala hal seperti apa yang dia kerjakan saat masih kanak-kanak. Dengan sifat seperti itu, dia tidak layak menjadi seorang ibu bagi putra-putranya, dikarenakan putra-putranya akan menjadi pribadi-pribadi yang terputus, tidak utuh. Adapun sang suami, maka ia merasa seolah-olah telah menikahi ibu mertuanya, karena dialah yang mengatur segala keperluannya. Maka wajib bagi para gadis untuk belajar memikul tanggung jawab dan berbuat secara dewasa.

Keenam: Gadis yang meninggalkan Tugas Rumah Tangga

Kebanyakan gadis seperti ini adalah gadis yang bekerja (wanita karir). Akan tetapi, ada perbedaan antara istri yang bekerja dan istri yang pergi meninggalkan tanggung jawab rumah. Artinya ada banyak istri yang bekerja, tetapi mereka dapat melakukan segenap pekerjaan rumah tangga dan memberikan perhatian terhadap berbagai keperluan suami dan anak-anak mereka. Pekerjaan mereka tidak membuat mereka durhaka terhadap keluarga. Maka istri harus menyeimbangkan antara pekerjaan dengan suami dan anak-anaknya. Janganlah pekerjaan membuat keluarga terhalangi dari perhatian dan kasih sayangnya. Sehingga sang suami merasa kehilangan kemesraan, akhirnya timbullah permasalahan diantara mereka.

Ketujuh: Gadis yang Lemah

Yaitu seorang gadis yang terbiasa pasrah terhadap keadaan di sekitarnya, apakah terhadap keluarga atau teman-temannya. Dia sangat lemah untuk bisa mengambil keputusan dengan dirinya sendiri, tidak berusaha mengadakan musyawarah atau menampakkan pendapat apapun. Kepribadian yang lemah, penurut, dan tidak terbiasa memikul tanggung jawab. Kebanyakan penyebabnya adalah keluarga, yaitu dengan sikap keras sang ayah, dan diamnya ibu. Maka sang suamipun kehilangan teman yang bisa memberikan nasihat, atau masukan-masukan dalam berbagai urusannya.

Kedelapan: Gadis yang membuat was was

Yaitu gadis yang menggambarkan suaminya dengan gambaran yang terburuk. Sebagai contoh, jika suami terkena penyakit mulas, maka sang istri membesar-besarkannya serta meyakininya bahwa sang suami menderita usus buntu. Jika panas sang suami meningkat dia berkata bahwa dia telah terkena demam. Jika sang suami terlambat, dia berkeyakinan telah terjadi kecelakaan atau terkena sesuatu yang tidak disukai. Istri semacam ini akan mendorong suami untuk selalu was-was dan berkhayal macam-macam serta selalu khawatir.

Kesembilan: Gadis yang Sok Sempurna

Yaitu gadis yang berambisi untuk mengerjakan sesuatu dengan benar, dan terlalu berlebih-lebihan di dalamnya sehingga sang suami dan orang-orang yang tinggal di sekitarnya terkadang merasa jengkel. Sifat seperti itu membuatnya fanatik buta dalam kehidupan rumah tangga. Dia menginginkan kesempurnaan dalam segala hal. Jika pergi salah seorang teman maka harus membawa hadiah berharga dan mahal dibungkus dengan bungkus yang mewah dan seterusnya. Sifat seperti ini dimungkinkan akan membuat suami melakukan respon yang mungkin bisa menjadi seorang laki-laki yang keras dan menolak apa saja yang dilakukan istri, sekalipun perbuatan itu untuk kepentingannya, dan dia tidak lagi mementingkan keridhaan istrinya.


Sekarang, carilah untuk dirimu sendiri wahai saudariku, sifat manakah dari kesembilan sifat tersebut yang kamu miliki? Kemudian bersihkanlah dari dirimu agar kehidupan rumah tanggamu selamat dan bahagia.


Sumber: Majalah Qiblati Edisi 11 TAhun II

Jumat, 30 April 2010

BAHAYA ASAP ROKOK

Akhir bulan Juli lalu, berlaku undang-undang baru di negara bagian New York di Amerika Serikat. Semua orang tanpa terkecuali tidak boleh lagi merokok di restoran-restoran dan bar-bar yang tersebar di seluruh wilayah negara bagian ini. Larangan merokok di tempat-tempat umum lainnya seperti perkantoran, mall, dan lain-lain sudah diberlakukan terlebih dahulu. Bisnis rumah makan atau bar yang ketahuan tidak melaksanakan peraturan baru ini dikenakan denda US $ 2,000. Bukan denda yang kecil. Peraturan keras yang melarang orang merokok di kedua jenis tempat tersebut pada awalnya diberlakukan hanya di kota New York sejak akhir Maret lalu. Empat bulan kemudian, peraturan ini berlaku untuk seluruh negara bagian New York. Di salah satu bar yang penulis amati, para perokok terpaksa keluar dan berdiri di dekat pintu belakang bar untuk merokok. Hal ini mungkin masih dapat dilakukan dengan agak leluasa mengingat sekarang masih musim panas. Tapi akan sangat sulit bagi para pencandu rokok ini untuk berdiri di luar ketika musim dingin datang. Kelihatannya, waktu keluarnya peraturan baru ini juga untuk mempersiapkan datangnya musim dingin.

New York memang salah satu negara bagian Amerika Serikat (AS) yang sangat gencar melancarkan kampanye anti-rokok. Biaya yang dikeluarkan untuk hal ini pun tidak sedikit, US$ 60 juta. Kampanye ini di antaranya mencegah penjualan rokok ke remaja di bawah umur 18 tahun, membuat dan menayangkan iklan-iklan anti-rokok, memberitahukan publik bahaya merokok, mendirikan program-program pemberhentian merokok bagi pecandu rokok berat dan mensubsidi biaya obat-obat yang dapat membantu orang berhenti merokok.

Biaya yang besar untuk program ini sebenarnya berasal dari "tobacco industry settlement" yang didapat negara bagian New York. Sejarahnya, jaksa penuntut umum dari 40 negara bagian di AS, dimulai oleh negara bagian Mississippi, pada pertengahan dekade 1990-an menuntut ganti rugi yang sangat besar kepada segelintir perusahaan pembuat rokok dan barang-barang tembakau lainnya di AS. Didukung bukti yang kuat dari dunia sains dan kedokteran, mereka beralasan bahwa rokok adalah candu, asap rokok sangat membahayakan kesehatan (penyebab kanker) dan rakyat AS banyak yang meninggal gara-gara merokok. Biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah negara bagian untuk menangani para pasien kanker akibat merokok sangat besar. Dengan alasan inilah mereka menuntut ganti rugi yang tidak sedikit. Karena ingin menghindari proses hukum yang lama dan berbelit-belit dan juga karena industri rokok ini takut jika terbukti bersalah di pengadilan mereka dipaksa membayar ganti rugi yang sangat besar jumlahnya, akhirnya mereka mengalah dan bersedia berdamai dengan memberikan settlement berupa uang ke masing-masing negara bagian yang mengajukan tuntutan.

Banyak sudah riset yang mengungkapkan bahaya asap rokok terhadap aspek biologis dan kimiawi tubuh manusia. Studi pertama yang dilakukan dilaporkan di jurnal terkemuka Science edisi bulan Oktober 1996. Gen P53 di dalam DNA tubuh manusia berfungsi sebagai penekan tumor (tumor suppressor); jika fungsinya dimatikan, kemungkinan terjadinya tumor akan meningkat. Sudah umum diketahui bahwa asap rokok memiliki benzo[a]pyrene dalam jumlah yang cukup banyak. Molekul ini adalah sejenis karsinogen (agen penyebab kanker) yang berbahaya dan terdapat di dalam jelaga, yaitu partikel-partikel karbon yang halus yang dihasilkan akibat pembakaran tidak sempurna arang, minyak, kayu atau bahan bakar lainnya. Bahaya molekul yang ditemui dalam jelaga ini telah lama diketahui. Banyak anak yang bekerja sebagai pembersih cerobong asap di London sejak Kebakaran Besar 1666 (the Great Fire of 1666) terkena kanker testicular.

Benzo[a]pyrene sendiri sebenarnya tidak menyebabkan kanker. Jaringan di dalam tubuh manusia memetabolisme bahan ini dengan cara menambah oksigen ke salah satu cincin molekulnya, mengubahnya menjadi molekul yang dinamakan epoksi diol (diol epoxide). Kegunaan metabolisme ini adalah untuk membuat benzo[a]pyrene lebih mudah larut di dalam air, sehingga mudah untuk dikeluarkan dari tubuh.



Sayangnya, strategi untuk mengeluarkan zat yang tak berguna bagi tubuh ini menjadi tidak karuan untuk benzo[a]pyrene, karena molekul yang terbentuk, epoksi diol, tidak dikeluarkan oleh tubuh. Malahan, molekul ini berhasil menemukan cara untuk masuk ke inti sel, kemudian bereaksi dengan sel-sel DNA. Epoksi cepat sekali bereaksi dengan basa-basa Lewis, dan struktur DNA memiliki bagian yang merupakan basa-basa Lewis. Di artikel jurnal Science tersebut, para periset melaporkan bahwa epoksi diol bereaksi dengan DNA di daerah gen P53 yang diketahui mudah bermutasi. Banyak kasus kanker paru-paru yang memiliki mutasi gen di daerah gen P53 ini. Kesimpulan laporan hasil riset itu menyatakan bahwa benzo[a]pyrene dalam asap rokok adalah penyebab langsung mutasi gen yang diketahui berhubungan dengan kanker paru-paru.

AS bukan negara satu-satunya yang sudah terjun menyadarkan masyarakatnya akan bahaya asap rokok ini. Australia, Selandia Baru, Singapura sudah lebih dahulu memerangi rokok. Beberapa negara lain seperti Kanada dan Jerman akan mengikuti jejak AS. Irlandia yang terkenal dengan kebudayaan pub-nya (merokok sambil meminum minuman alkohol) akan menjadi negara Eropa pertama awal tahun depan yang melarang merokok di pub-pub.Kapan Indonesia akan turut menyadarkan masyarakatnya? Mungkin yang lebih penting untuk diingat, jika pemerintah Indonesia sudah siap memerangi ancaman kesehatan yang satu ini, lebih baik mengikuti jejak AS, yang aktif mensosialisasikan kebijaksanaan tersebut. Tanpa perencanaan dan pemasyarakatan yang baik, kebijaksanaan baik apapun yang dikeluarkan akan mudah mati di tengah jalan ditentang oleh banyak orang.

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Stikubank Semarang

A. Syarat Umum :

Mengisi secara lengkap Formulir PMB yang berlaku dengan melampirkan :
1. Salinan Ijasah terakhir atau Surat Keterangan Lulus yang sah
2. Pas foto 3x4 berwarna (2 lembar)
3. Bukti Pembayaran Pendaftaran sejumlah Rp.100.000,- (Seratus Ribu Rupiah)


B. Jalur Prestasi Akademik :

Syarat : Nilai rata smtr I, II, III, IV dan V atau UAN >= 7.00
Fasilitas : Tanpa Tes Masuk dan Potongan SPI 25%

C. Jalur Prestasi Olahraga dan Seni :

  • Juara Nasional/Internasional, Bebas SPI dan Uang Kuliah selama 3 tahun (D-3) dan 4 tahun (S-1)*.
  • Juara Propinsi, Beasiswa 75% SPI dan Uang Kuliah selama 3 tahun (D-3) dan 4 tahun (S-1)*.
  • Juara Kota/Kabupaten, Beasiswa 50% SPI dan Uang Kuliah selama 3 tahun (D-3) dan 4 tahun (S-1)*.
* selama masih aktif diorganisasi olahraga/seni dan mampu berprestasi.

D. Jalur Reguler dan Transfer :

Syarat : Sesuai dengan syarat umum, Khusus Jalur Transfer melampirkan Transkrip Nilai

E. Alur Pendaftaran



F. Periode Pendaftaran

Februari s/d September :
- Senin s/d Jumat (08:00 - 19:00)
- Sabtu (08:00 - 12:00)



E. Pilihan Kelas


For info klik on http://www.unisbank.ac.id/pmbUnisbank

• Kampus Mugas
JL. Tri Lomba Juang No.1, Semarang
Telp. 024-8311668 Fax 024-8443240


• Kampus Kendeng
JL. Kendeng V Bendan Ngisor, Semarang
Telp. 024-8414970 Fax. 024-8441739 Supported by.


Rabu, 24 Maret 2010

SWASTI

Ketika sebuah pers mahasiswa mulai kehilangan jati dirinya, mulai luntur dan jauh dari tujuan awal, lemah dan rapuh. Hanya menjadi olok"an dan pihak yang diserang.
"Hai harimau-harimau penguasa hutan yang tertidur?"
"Sampai kapan kalian akan terus terbuai keacuhanmu?"
"Apa kalian lupa dan tidak mendengar suara mahasiswa yang menjerit?"
"Apakah memang benar mahasiswa tidak membutuhkan SWASTI lg?"

Dulu, para pendiri memiliki cita" dan semangat kuat untuk menjunjung tinggi sebuah pers mahasiswa yang sehat dan memihak kepada mahasiswa, kini?
Aku malu!
Malu kepada orang-orang yang dulu mendirikanmu!
Malu ketika ditanya, "skrg bagaimana kabar SWASTI?".
Malu karena ketidakmampuanku.
Ayo kita berdiri dan kembali mengasah taring
Buktikan kepada mereka bahwa SWASTI bkn hanya nama
Tapi suatu jati diri dan kabanggan..

Hidup Pers Mahasiswa!!

Sabtu, 20 Maret 2010

Surat Perpisahan Che Kepada Fidel Castro

Pada saat ini aku teringat banyak hal --ketika aku pertama kali bertemu denganmu di rumah Maria Antonia, ketika kau mengusulkan aku untuk ikut serta, seluruh ketegangan terlibat dalam persiapan itu.(peperangan/gerilya melawan Batista, pent)

Suatu ketika ketegangan-ketegangan itu akan menghampiri kita lagi dan menagih nyawa kita, dan kemungkinan nyata dari fakta itu memukul kita semua. Di kemudian hari tahulah kita bahwa itu benar, bahwa dalam revolusi salah satu pihak akan menang atau mati (bila itu benar revolusi). Banyak kawan yang berjatuhan sepanjang jalan menuju kemenangan.

Saat ini segala sesuatunya tidak lagi terlalu dramatis, karena kita lebih matang. Namun kejadian-kejadian kembali terulang. Aku merasa bahwa aku telah memnuhi kewajibanku yang mengikatkan aku pada revolusi Kuba,secara teritorial, dan kuucapkan selamat berpisah padamu, pada rakyatmu, yang sekarang rakyatku juga.



Secara resmi aku mengundurkan diri dari kedudukan dalam kepemimpinan nasional partai, kedudukan, sebagai menteri, pangkat komandanku, dan kewarganegaraan Kuba-ku. Tak ada yang legal yang mengikatku dengan Kuba. Satu-satunya ikatan adalah hal lain --ikatan yang tak bisa diputuskan seperti pemberhentian seseorang dari sebuah jabatan.

Merenungkan kehidupan masa laluku, aku yakin aku telah bekerja dengan cukup jujur dan pengabdian untuk mengkonsolidasikan kejayaan revolusioner. Satu-satunya kesalahanku yang serius adalah tidak punya kepercayaan yang besar padamu saat pertama di Sierra Maestra dulu, dan tidak segera yakin akan kualitasmu sebagai seorang pemimpin dan seorang revolusioner.

Hari-hari kehidupanku kulewati dengan indah di sini, dan di sisimu aku merasa bangga memiliki rakyat yang demikian tangguh menghadapi saat-saat penuh penderitaan dalam krisis Karibia.

Jarang sekali ada negarawan yang lebih ulung darimu menghadapi saat-saat seperti itu. Akupun bangga mengikutimu tanpa keraguan, mengidentifikasikan dengan jalan pikiran,pandangan,perhitungan menghadapi bahaya, dan prinsip-prinsipmu. Kali ini bangsa-bangsa lain mengharapkan sumbangsihku. Dan aku bisa melakukannya tanpa mengikutsertakanmu karena tanggung jawabmu yang besar sebagai pimpinan kuba, dan tibalah saatnya bagi kita untuk berpisah.

Ketahuilah, bahwa aku melakukan tugas ini dengan campuran perasaan bahagia dan sedih. Kutinggalkan di sini harapan-harapanku yang paling murni sebagai seorang pembangun dan seluruh ketulusanku yang paling dalam.Kutinggalkan orang-orang yang telah menganggapku anak. Itu semua sesungguhnya menimbulkan luka yang dalam bagiku.Akan kubawa ke medan juang baru segala hal yang kau ajarkan padaku, semangat revolusioner rakyat kita, perasaan untuk memenuhi kewajiban yang amat suci: berjuang menentang imperialisme dimanapun ia adanya. Ini yang akan mengobati dan mengeringkan luka di jiwaku.

Kunyatakan sekali lagi bahwa aku melepaskan Kuba dari tanggung jawab apapun juga, kecuali teladan-teladan yang diberikannya. Kalau saja saat-saat akhir hayatku aku berada di bawah langit lain, pikiranku yang terakhir adalah tentang rakyat Kuba dan terutama tentang dirimu. Aku amat berterima kasih atas ajaran-ajaranmu, teladan-teladanmu, dan aku akan memegangnya hingga konsekuensiku yang paling akhir dari tindakanku.

Aku selalu mengidentifikasikan diri dengan kebijaksanaan luar negeri dari revolusi kita, dan akan meneruskannya. Dimanapun aku berada, aku akan merasa bertanggung jawab terhadap revolusi Kuba, dan aku kan menjaganya. Aku tak merasa malu bahwa aku tak meninggalkan kekayaan materi untuk anak-anak dan istriku; aku bahagia dengan cara seperti itu. Aku tak memintakan apapun untuk mereka, karena negara akan mencukupi kebutuhan hidup dan pendidikan untuk mereka.

Aku ingin mengatakan banyak hal padamu dan pada rakyat kita, namun aku merasa hal itu tak perlu. kata-kata tak akan mampu mengekspresikan apa yang ingin kuungkapkan itu, dan kupikir tak ada manfaatnya untuk membuat coretan lebih banyak lagi di sini.

Hasta la victoria siempre! (Maju terus menuju kemenangan)
Patria o muerte! (Tanah air atau mati)
Kupeluk kau dengan sepenuh semangat revolusionerku.

Che


for sumber

Jumat, 30 Oktober 2009

Kumpulan Penemu- penemu

Penemu Balon karet Adalah Josep dan J. Montgolfier
Penemu Ban karet Adalah Charles Goodyear
Penemu Barometer Adalah Evangelista, Torricelli
Penemu Dinamit Adalah Alfred Nobel
Penemu Lensa kaca mata Adalah Benyamin Franklin
Penemu Mesin hitung Adalah Blaise Pascal
Penemu Mobil Adalah Gottlich Daimler
Penemu Motor Adalah Nikola Tesla
Penemu Tank Adalah Sir Ernest Swinton
Penemu Traktor Adalah Benyamin Holt
Penemu Tangga jalan Adalah Elis G. Otis
Penemu Kawat pijar Adalah Irving Langmuir
Penemu Mesin uap Adalah James Watt
Penemu Mesin 4 tak Adalah Nicolaus Otto
Penemu Mesin diesel Adalah Rudolf Diesel
Penemu Mesin cetak Adalah Johannes Guttenberg
Penemu Mesin ketik Adalah Christopher Sholes
Penemu Radio Adalah C. Marconi Berasal
Penemu Televisi Adalah J.L. Baird dan C.F. Jenkins

Penemu Telegrap Adalah Samuel F.B. Morse
Penemu Telepon Adalah Alexander Graham Bell
Penemu Dinamo Adalah Michael Faraday
Penemu Elektromagnet Adalah Williarn Sturgeon
Penemu Bola lampu Adalah Thomas Alva Edison
Penemu Proyektor film Adalah Thomas Alva Edison
Penemu Piringan hitam Adalah Alexander Graham Bell
Penemu Batu baterai Adalah Volta
Penemu Termometer Adalahhi Galileo Galilei
Penemu Korek api Adalah Robert Boyle, John Walker
Penemu Kapal api Adalah Robert Fulton
Penemu Kapal selam Adalah Cornelius van Drebbel
Penemu Sinar Rontgen Adalah Wilhelm Conrad Rontgen
Penemu Stetoskop Adalah Rene Laennec
Penemu Lensa Adalah Anthony Van Leuwenhook
Penemu Mikroskop Adalah Zacharias Janssen
Penemu Teleskop Adalah H. Lippershey
Penemu Kamera Adalah Louis Jacques Monde da Guerre & Edwin Land
Penemu Pesawat terbang Adalah Wilbur dan 0. Wright
Penemu Kereta api Adalah Murdocks
Penemu Sepeda Adalah Civrac
Penemu Balon terbang Adalah Sir F. Wttle

RAPUH

Waktulah yang mungkin membuatku menjadi meninggalkan semua tentangnya. Dia bernama Julinda Alvyana, sesosok wanita biasa dimata teman temanku. Tetapi tidak buatku, karena dia wanita super special yang pernah diciptakan untukku. Suatu siang saat aku bekerja tiba tiba banyak rekan kerjaku yang menundukkan wajah, ternyata beredar kabar bahwa akan banyak perkerja yang di PHK karena alasan hutang perusahaan yang menumpuk. Hatiku langsung terguncang, terbesit pikiran bahwa bagaimana kalau salah seorang yang di PHK adalah diriku. Syok berat menyelimuti hatiku, bahkan sekujur tubuhku terasa mati rasa. Organ organ tidak bisa kugerakkan, aku berdoa semoga saja hal buruk ini tidak terjadi padaku. Tak lama kemudian kepala perusahaan tempatku bekerja mengumumkan bahwa akan diadakan rapat mendadak dan harus dihadiri oleh semua karyawan. Ruang dipenuhi sesak oleh para keryawan, banyak dari mereka yang berkeringat termasuk aku. Kepala perusaahan mengumumkan terdapat 100 karyawan yang akan dipecat, dan dia akan mempekerjakan karyawan inti saja. Disebutkan satu persatu nama karyawan yang dipecat, oh sungguh menegangkan sekali. Banyak dari mereka yang dipecat menangis dan memohon dengan sangat agar mereka dipekerjakan kembali walaupun dengan bayaran separoh dari gaji mereka. Saat nomor ke 70, akhirnya namaku terucap dari mulut kepala perusahaan. Aku mati rasa, aku harus bilang apa pada julinda kalau aku dipecat. Aku langsung meninggalkan tempat tanpa pamit, dan membereskan barang barangku dikantor. Tanpa ijin aku keluar kantor, dan tanpa pamit secara resmi kepada kepala perusahaan. Aku hanya meninggalkan seutas kertas bertulisakan terima kasih, dan kuletakkan diruang kepala perusahaan.
Aku sms julinda, aku mengajak ketemuan dengannya di taman tempat pertama kita jalan. kutunggu dia lama sekali, dan kucoba sekedar mengalihkan pandanganku kererumputan hijau. Dari arah barat terlihat sesosok wanita idamanku yang akan menjadi istriku kelak. Dia duduk disebelahku dengan bertanya, ada apa tiba tiba saja waktu jam kerja kog ngajak ketemuan. Tidak biasanya seperti ini, pasti ada hal penting. Atau ingin buat surprise ya. Akhirnya tanpa basa basi aku mengatakan bahwa aku baru saja dipecat oleh perusahaan, aku sangat takut sekali karena ditempat itu pertama aku bekerja. Dan uang gajinya akan kupergunakan untuk menikahimu dan membahagiakan, memenuhi semua kebutuhan kita. Aku terdiam sesaat dengan wajah kecewa, tetapi berbeda dengan julinda. Respon yang aku terima darinya sungguh berbeda, dia malah menyemangatiku untuk terus tetap mencari kerja ditempat lain. Sungguh dia wanita yang baik, satu hal pertama yang kurasa darinya. Saat aku rapuh kaulah yang selalu teduhkan aku.
Malam harinya aku langsung menghubungi teman teman terbaikku, apakah ada yang membutuhkan calon pekerja seperti aku di perusahaan mereka bekerja. Suatu kemudahan Tuhan, karena ada satu lowongan tempat dimana ada yang membutuhkan karyawan menurut criteria yang ada padaku. Dengan begini aku bisa menjalaninya dengan baik, karena pekerjaannya sesuai dengan bidangku. Tetapi tempat itu ada diluar kota, bagaimana dengan julinda. Aku tidak bisa meninggalkannya terlalu lama. Saat itu juga aku telfon julinda, aku menjelaskan masalah yang ada bahwa ada pekerjaan yang cocok untukku tapi berada diluar kota. Dia mengatakan bahwa akan baik baik saja dan tidak akan melirik pria manapun, bahkan dia mengatakan akan menungguku sampai saat aku kembali. Aku takut kehilangan julinda, dan aku tipe tipe pria yang pencemburu. Aku takut julinda direbut oleh pria lain, tapi aku percaya pada julinda tidak akan melakukan hal itu. Pagi pagi benar aku bersiap diri dan bergegas menuju tempat perusahaan itu berada. Didepan perusahaan aku bertemu dengan temanku yang membantuku untuk masuk perusahaan ini, sebelumnya kami sudah janjian untuk mengantarkanku pada bos perusahaan. Sesampainya didalam ruangan bos, aku melihat seorang yang sangat gagah duduk disofa yang sepertinya sangat nyaman. Setelah beberapa menit ngobrol, akhirnya aku diterima di perusahaan ini dengan diberikan mess di dalam kantor. Pada hari itu juga aku bekerja, dan lingkungan juga sangat baik dan ramah padaku. Aku sangat senang, tetapi lain halnya dengan julinda. Bagaimana keadaannya saat ini, aku terus memikirkanya. Sedang apa dia saat ini, lagi dimana dia. Aku sangat merindukannya, bahkan saat jam makan siang aku meluangkan untuk sekedar telfon menanyakan keadaan julinda apakah baik baik saja. Tak terasa satu bulanpun berlalu, dengan kesibukanku yang itu itu saja. Aku berniat akhir pekan ini akan pulang dan menemui julindaku, dan aku juga membawakannya cicin untuknya. Akhir pekanpun tiba, dan akhirnya aku bisa pulang. Sungguh senangnya hatiku ini, aku bisa berkumpul dengan keluarga walaupun hanya satu hari. Pertemuanku dengan julinda hanya sebentar untuk kali ini, tetapi aku rasakan berkesan untukku dan untuknya. Waktu aku menunjukan cincin dan memberikan padanya, dia menunjukkan raut wajah yang sangat gembira sekali. Sesuatu perkataan mencuat dari julinda dan tak akan kulupakan. Saat kau jauh akulah yang akan selalu setia menungggumu.
Beberapa bulan berjalan dengan kesibukan yang monoton, dan berakhir pekan pulang kerumah tak lupa menemui julinda. Akhirnya suatu ketika aku diberi mandat oleh boss untuk mensurvei di suatu daerah, dan akupun diberinya seorang partner kerja seorang wanita. Dengan alasan agar aku tidak bosan, dan patner wanita yang super cantik dan sexy. Lama berselang, survey beberapa hari di suatu daerah. Akhirnya hal hal yang kutakutkan terjadi, aku terlibat cinta lokasi dengan patnerku. Beberapa bulan aku tidak pulang kerumah, tentu saja tidak bertemu dengan julinda. Setiap julinda sms atau telfon selalu kuabaikan, aku beberapa saat sudah tidak memikirkannya lagi. Aku lebih serius dan lebih terbuka apa saja bersama patnerku. Aku memberikan alasan kepada julinda, bahwa aku ditugaskan diluar kota. Dan disini tidak diperbolehkan berhubungan dengan orang luar, julinda percaya akan hal ini. Suatu ketika saat aku jalan ngedate dengan patner tercintaku di suatu cafe terkenal di sudut kota, dicafe ini juga biasa dibuat untuk pertemuan pertemuan kerja banyak perusahaan terkenal. Tidak tahu kenapa patner tercintaku mengajaku ke café ini, café yang cukup mewah dan favorit. Saat aku masuk café dengan perasaan senang karena bersama patner tercinta, aku melihat banyak orang yang sedang sharing sharing tentang pekerjaan mereka. Banyak juga yang mengajak pasangan mereka, biasanya yang berpasangan memilih tempat yag cukup jauh dari keramaian. Disudut ruangan kulihat ada meja besar dengan banyak orang, sepertinya mereka sedang mengadakan pertemuan rapat kerja. Setelah sampai pada tempat yang diboking oleh patner tercintaku, aku memesan suatu cofe yang biasa aku dan julinda pesan setiap kami pergi ke coffe shop. Terbesit pikiranku oleh wanita biasa bernama julinda dipikiranku. Kenapa tiba tiba aku memikirkanya, apakah saat ini dia memikirkanku. Sudah beberapa bulan terakhir aku loss contak dengan julinda. Suasana hening dan boring, karena aku memikirkan julinda. Patnerku merasa BT dan akhirnya dia mengajaku untuk pulang, dengan menarik tanganku akhirnya kita pulang dan masuk ke sebuah hotel tempat dimana kita diberi fasilitas kantor. Suatu esok yang cerah terdengar suara ketukan pintu yang cukup keras dari arah depan, aku bergumam berisik sekali siapa ini pagi pagi benar udah gangguin orang ajah. Saat ku buka pintu ternyata kulihat sesosok wajah wanita yang terlupakan, dia adalah julinda. Aku terperanjat, dan dia langsung marah marah tidak jelas. Julinda langsung saja masuk kedalam kamar hotel, dan dia mendapati sesosok wanita yang hanya memakai selimut didalam kamar. Saat itu juga julinda menangis dan pergi meninggalkanku. Aku berlari mengejarnya hanya dengan memakai boxer pemberian hotel. Banyak orang sekitar melihatku, bahkan aku mengejar julinda sampai keluar hotel. Aku tidak perduli, aku harus mengejar julinda dan menjelsakannya sebelum terlambat. Diperempatan jalan, di traffic light saat lampu merah akhirnya aku berhasil menggenggam tangan julinda. Dia menangis hebat sampai akhirnya dia pingsan dipelukanku. Aku membawa julinda kekamar hotelku, dan aku menyuruh patner tercintaku untuk membeli obat dan mengganti pakaian julinda. Patnerku bertanya siapa dia, aku menjelaskan semuanya kepadanya. Akhirnya patnerkupun mengerti dan dia merelakannya. Dan patnerku tercinta langsung menamparku dan membereskan barang barangnya, kemudian kembali ke kantor pusat dengan pastinya mengadukanku ke boss. Karena patnerku ini adalah adik kandung boss, aku pasti langsung dipecat karena menyakiti hati adik boss. Setelah julinda sadar, aku menjelaskan sebenar benarnya kepadanya. Aku pasrah apa yang akan dilakukan julinda kepadaku, tetapi sebelumnya kenapa dia tahu kalau aku berada disini. Akhirnya julinda cerita, kalau salah satu karyawan hotel adalah temannya. Dan dia juga yang memberitahukan bahwa aku satu kamar dengan seorang wanita. Aku tidak mengetahui pasti apa yang dirasakan perasaan julinda saat ini, pastinya itu sangat perih sekali. Aku sudah berucap maaf berkali kali kepada julinda, aku akan berhenti sampai julinda memaafkanku. Satu kesalahan besar yang aku buat kepada julinda. Tetapi julinda hanya mengatakan, disaat cinta mengoyahkan kita mungkinkah semua abadi untuk salamanya.
Kehidupan berjalan seperti biasa, ini bulan ke tujuh masa kerjaku di perusahaan ini. Hari ini terasa lesu sekali, aku sudah merasa tidak enak badan. Langsung aku meminta ijin boss untuk pulang dan beristirahat di mess. Sekilas aku tertidur, untuk beberapa jam aku terbangun dan mengigau. Rasanya aku harus memeriksakan kondisi badanku di klinik terdekat. Aku menyuruh sopir pribadi boss untuk mengantarkanku pergi ke klinik, badan ini terasa panas dingin tidak karuan. Saat seorang suster memanggil namaku untuk masuk ke dalam ruangan dokter umum, mata ini sudah terasa loyo dan semua benda yang aku lihat membayang. Kemudian sesampainya di ruangan dokter, terlihat lelaki tua berpakaian jas putih yang remang remang. Dokter menanyai kondisiku saat ini dan sejak kapan aku merasakan penyakit ini. Saran dokter untuk tes darah sudah kulakukan, dan saat itu juga diberitahukan bahwa aku terkena penyakit typus. Ternyata hanya penyakit typus, saatnya aku mengambil cuti dan pulang kerumah dan menemui julinda. Keesokan hari dengan diantar supir pribadi, aku pulang ke rumah dan saatnya untuk ketemu kangen dengan kerabat kerabat. Sampai dirumah ibu menanyakan kenapa aku pulang, aku menjawab aku sakit dan ingin dirawat dirumah. Beberapa jam kemudian julnda menjenguk dengan menangis, dia sangat mengkhawatirkanku. Aku tidak apa ap, aku hanya mengalami sakit typus dan akan sembuh beberapa hari lagi. Setiap hari dia menjengukku dan merewatku. Terkadang dia tidur dirumah untuk sekedar melihat apakah keadaanku sudah lebih baik. Suatu malam saat kami bercengkrama berdua tiba tiba kepalaku pening dan julinda menyuruhku ntuk beristirahat. Badanku panas sekali saat itu, dan tidak lama aku tertidur. Suara adzan subuh membangunkanku, dan aku membuka mata untuk melihat keadaan sekitar. Ternyata kali ini julinda tidak berada disampingku, mungkin dia pulang karena hari ini sudah menemaniku sampai dia rela ijin untuk tidak masuk kerja. Aku melihat secarik kertas disamping kamarku, ternyata ada surat. Aku membukanya, dan surat itu bertuliskan semoga beby cepat sembuh, selalu semangat karena beby adalah yang terindah dalam hidupku dalam setiap waktu
Suatu saat saat liburan hari besar Islam, aku libur dan menghabiskan waktuku bersama julinda. Akhirnya saat saat seperti inilah yang aku tunggu, berduaan bersama julinda. Kami saling bercengkrama, bercanda tawa bersama. Seiring daun daun pohon di taman berguguran, terasakan dunia milik kita berdua. Bicara serius mulai terjadi, aku menatap mata julinda untuk beberapa detik. Aku memegang tangannya, dan mengucapkan kata kata yang mungkin tidak akan terlontarkan untuk wanita lain selain dia. Aku bicara padanya behwa aku siap untuk menikah dengannya, dan apakah kau siap menikah denganku. Anggukan kecil dan tanda senyumannya memantapkanku bahwa hari hari dekat ini akan kupergunakan untuk datang kerumahnya dan melamarnya. Saat itu pun telah tiba, aku datang kerumah julinda dan menemui orangtuanya dengan perasaan tak karuan, hati deg degan, keringat dingin mulai bercucuran saat bicara dengan ayah julinda. Aku mengatakan kepada orangtua julinda bahwa aku akan meminangnya, respon bahagialah yang aku dapat saat ayah julinda memberikan restu untukku. Sungguh senangnya yang tak bisa diungkapkan dengan kata kata apapun saat itu. Julindapun merasa gembira. Aku berkata kepadanya, tak akan ada cinta yang lain dan kau tak akan terganti.
Beberapa hari sebelum pernikahanku dengan julinda dimulai, sesi sesi menegangkan yang tak akan pernah terlupakan olehku. Saat aku dan julinda pergi ke suatu tempat dimana kita berdua memesan gaun untuk pernikahan kami, aku melihat julinda sangat anggun memakai gaun pengantinnya. Setelah selesai mencoba gaun pengantin dan akan membayarnya tunai, tiba tiba kurogoh kantungku dan ternyata dompetku tertinggal di mobil. Aku menyuruh julinda untuk mengambilnya sebentar, sambil memakai gaun pengantinya dia bergegas menuju ke mobil. Aku sudah menduga pasti dia tidak sabar memamerkan gaun itu kepada ibunya, betapa cantiknya dia saat memalkai gaun pengantinnya. Dari luar terdengar suara gaduh mobil dan bunyi jeritan, aku langsung menuju depan. Saat membuka pintu aku melihat julinda tergeletak dengan bersimpuh darah. Aku terperanjat dan langsung menggotongnya masuk ke mobil, aku sudah tak bisa berpikir apa apa lagi. Aku menyetir mobil dengan perasaan yang was was sekali. Ternyata calon istriku tertabrak mobil, korban tabrak lari. Sesampainya dirumah sakit, aku langsung menggendongnya dan berteriak memanggil dokter. Setelah julinda dibawa oleh kasur dorong dengan ditemani oleh dua orang suster, akupun menelepon semua keluarga. Sejenak aku menyalahkan diriku karena menyuruh julinda untuk mengambil dompet di mobil saat itu. Andaikan saja waktu dapat berputar kembali. Aku sungguh menyesali diriku saat ini, suara ibu terdengar dari kejauhan. Aku menjelaskan kronologi semua yang terjadi, ibu menenagkanku denagan aku menangis dipelukannya. Jam menunjukan jam 5 sore, saat itupun dokter yang menangani julinda keluar dari ruangan julinda dirawat. Aku terhentak saat dokter mengatakan bahwa julinda tak tertolong. Aku menagis sekeras kerasnya, sesal dan tangis yang aku rasakan. Berhari hari, berminggu minggu, berbulan bulan aku selalu meyalahkan diriku. Pernikahan kami batal, padahal undangan pernikahan kami sudah tersebar di semua kerabat. Aku hanya memikirkan julinda, julinda dan julinda setiap waktu. Aku seperti orang gila dirumah. Pekerjaan terbaikku kutinggalkan, semua kuabaikan. Genap satu tahun aku menjadi orang yang penyendiri, akhirnya dorongan ibu dan keluarga maupun teman teman yang setia meyadarkanku bahwa aku harus tetap melangkah kedepan. Tapi walau bagaimanapun julinda adalah yang terbaik bagiku dan dia adalah kebangganku. Tetapi meski ku harus relakan julinda pergi untuk slamanya, julinda tetap berada dihatiku dan tidak akan berpindah bahkan tergantikan.
Aku bertekad dalam diri bahwa aku harus melupakan julinda, tetapi bukan untuk hatiku dan kenanganku bersamanya. Banyak wanita yang datang dan pergi, tetapi mereka semua tidak seperti julinda. Setiap malam aku selalu memimpikannya. Aku harus keluar dari keterpurukan ini, aku harus bangkit. Ibukupun juga sampai memilihkanku calon istri, tapi aku menolaknya dengan alasan aku tidak sreg dengan pilihan ibuku, walaupun dilanjutkan menikah kami tidak akan bahagia sebab aku akan akan bersikap dingin. Julinda kenapa kau pergi meninggalkanku, aku jadi merasa sendiri di bumi ini. Tapi maafkan aku julinda semua telah berlalu, walaupun aku terkadang memikirkanmu namun akan ku coba untuk melupakanmu
Hidupku terasa hampa tanpa julinda disisiku, waktu berjalan tiga tahun setelah kematian julinda. Selama itu juga tidak ada wanita yang cocok dihatiku. Tanpa julinda disisiku bagaikan berjalan dihamparan awan yang tak berbintang.
Aku pernah mencoba suatu saat berpacaran dengan seorang wanita, tetapi tetap saja perjalanan cinta ini hambar. Begitu cinta matiku pada julinda sampai kapan akan seperti ini. Aku tidak ingin membohongi perasaanku, tapi waktuku sudah menekanku untuk saat saat aku harus menikah. Aku sudah berusia 30 tahun sekarang. Itu umur yang cukup untuk membina bahtera rumah tangga yang harmoinis. Ibuku juga sudah mulai kewalahan mencarikan calon istri untukku, ibuku juga sudah mulai manula. Ibuku sungguh ingin sekali menimang cucu, anak dari pernikahanku. Sampai suatu saat aku serius dengan seorang wanita yang cukup terhormat dikalangan masyarakat, dan pihak keluargaku maupun keluarganya sudah menyetujui hubungan kami. Tak berjalan lama hubungan kami juga bubar, aku tidak bisa memaksakan perasaanku. Semua wanita yang kukenal tak kan pernah indah tak seindah saat aku denganmu
Begitu rapuhnya aku,sampai saat ini setiap malam aku selalu memimpikan julinda kekasihku untuk selamanya. Seiring berjalannya waktu, umurkupun sudah kepala lima. Aku belum juga menemukan pasangan yang cocok untukku. Ibukupun sudah tiada, cita cita untuk menimang cucu kandas di tengah jalan. aku sangat merasa bersalah, tapi aku harus bagaimana dan apa daya. Tanpamu julinda, aku lemah tak berdaya dalam hidupku hanya kaulah yang terindah. Aku rapuh tanpamu disisiku, munkinkah aku menjadi perjaka tua seumur hidupku disisa sisa hidupku dan dalam keterpurukanku ini. Biarlah ini menjadi kisahku dan kenanganku.

Oleh : afif.arifin

Hari hariku

Tidurku terbangunkan jam set 9 siang. Udara panas merasuki kamarku. Rasa emosi menyelimuti. Kicauan burung burung sangat berisik akhirnya membangunkanku. Aku langsung menuju kamar mandi untuk sekedar kencing dan mencuci muka. Rasanya malas sekali mandi. Aku langkahkan kakiku menuju dapur dan terlihat sebungkus kopi, langsung saja kubuat untuk menghangatkan badan. Kumenuju kamar dengan menyalakan musik metal favoritku dan mencari rokok bekas semalam yang masih setengah batang kumatikan karena ngantuk berat. Aku mencari inspirasi dari music metal selama bertahun tahun, dan selama bertahun tahun juga aku tidak mendapat inspirasi itu. Dan aku juga masih tidak mengerti apakah arti kata inspirasi dan asal muasalnya dan siapa juga yang mencetuskan kata itu. Rasa aneh dari rokok terselip dilidahku tapi aku tak perduli yang penting keluar asap. Saat beberapa jam berlalu, aku bosan dan meninggalkan kamar dengan maksud ingin jalan jalan. Rasa rasanya ingin jalan jalan tapi panas sinar matahari teriknya minta ampun, aku pikir ngak jadi saja deh. Aku ganti pakaian bergegas mencari inspirasi di jalan jalan. hiruk pikuk kota besar yang sangat ramai banyak sekali asap hitam tebal, polusi dimana mana. Aku sampai di pemberhentian bus kota dan kuperhatikan pasar yang banyak orang berprofesi masing masing sebagai pedagang, pembeli bahkan sampai pencuri dompet ibu ibu yang sedang berbelanja, profesi yang menjadi hobi yaitu pencuri. Aku tetap diam saja dan menunggu bus yang datang. Sedikit aku melamun tetang kehidupanku. Aku berpikir sungguh malang sekali nasibku, kenapa aku tidak dilahirkan sebagai anak orang kaya. Pernah suatu suatu malam aku bermimpi menjadi orang kaya tetapi belum kesampaian kaya aku sudah terbangun gara gara suara burung sialan. Rasanya ingin sekali aku memutilasi burung itu tetapi apa daya burung itu milik tetangga, bisa bisa malahan aku yang dimutilasi si empunya. Menjadi orang kaya banyaklah uang bisa beli ini beli itu sesuka hati, bahkan wanita cantik dibelahan dunia manapun bisa dibeli. Uang, uang, uang, pikirang yang terus merasukiku tetapi kenyataan bukan uang yang kudapat tetapi malah utang.

Aku bingung terhadap apa yang kurasakan, apakah aku orang yang tidak punya harga diri karena hanya duniawi saja yang kupikirkan. hanya kesenangan dan hura hura yang ku dambakan disetiap mimpi mimpiku. Suntuk kejenuhan menyelimuti, hari hariku selalu begini. Tiada yang berubah dengan hidupku setiap hari, terkadang aku membayangkan menjadi seperti mereka yang kaya, mereka dan yang sibuk. Mereka mempunyai satu tujuan yang pasti. Berpikir berat 180 derajat bisa mengubah hidupku dari anak jalanan miskin bisa menjadi orang kaya mendadak tanpa ngepet.

Aku membayangkan sesuatu dan aku malah teringat masa dulu saat aku menerima warisan dari kakekku. Perasaanku kalut bercampur duka dan senang sebab kakekku mati aku sedih tetapi menerima warisan darinya juga suatu yang menggembirakan. Di suatu malam saat pengajian kematian kakek, ibu berpesan bahwa kakek telah berwasiat agar aku harus menjadi orang yang sukses dan berhasil dalam hidup. Saat itu juga aku berniat menjadi pekerja keras, berhari hari, berminggu minggu , sampai berbulan bulan aku coba bekerja kesana kemari tetapi yang aku dapat hanya cemoohan dari sana sini, ingin sekali berontak tapi apa daya. Setiap bekerja aku selalu hanya mendapat jawaban yang sama bahwa aku tidak pernah sekolah dan hanya dapat menjadi kuli yang hanya bisa bermimpi menjadi orang konglomerat. Itu adalah suatu hal yang menyedihkan, niatku tidak bisa mengubah hidupku. Kakek maafkanlah aku, aku hanya seorang cucu yang mudah menyerah. Selalu berpikir persetan dengan kehidupan orang lain adalah pembelaan diriku, tak kuasa akhirnya keluar air dari rongga rongga mataku. Inilah kehidupan, usaha, keberntungan dan takdirmu saat dilahirkan. Aku tidak mempermasalahkannya, aku tersadar bus kota berhenti didepan trotoar. Aku hanya melihatnya dan akhirnya aku selalu berkumpul dengan anak jalanan yang lain, mengais rejeki uang uang receh dari cemoohan.

Oleh : afif.arifin

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More